Pihak Google Jadi Saksi Sidang, Nadiem: Kebenaran Tak Terbendung

Pihak Google Jadi Saksi Sidang, Nadiem Kebenaran Tak Terbendung

CERMAT KITA – Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) yang menjerat mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta hari ini. Agenda utama sidang adalah pemeriksaan saksi-saksi, termasuk satu perwakilan dari Google.

Dalam sidang ini, Jaksa Penuntut Umum menghadirkan tujuh orang saksi untuk dimintai keterangan di hadapan majelis hakim. Di antara mereka adalah Ganis Samoedra Murharyono, Strategic Partner Manager Google for Education, yang memberikan kesaksian terkait keterlibatan Google dalam program pengadaan teknologi pendidikan.

Inti Persidangan: Kronologi & Fokus Pembuktian

Kasus ini bermula dari dakwaan jaksa bahwa Nadiem bersama sejumlah pihak lain diduga melakukan korupsi dalam pengadaan Chromebook dan perangkat teknologi pendidikan di Kemendikbudristek pada periode 2019–2022. Jaksa menilai bahwa proyek-proyek ini menyebabkan kerugian negara mencapai sekitar Rp 2,18 triliun. Sebagian dakwaan menyebutkan adanya keuntungan pribadi yang diterima oleh terdakwa melalui perantara tertentu.

Dalam pemeriksaan saksi, jaksa mengonfirmasi beberapa detail teknis terkait proses pengadaan serta interaksi para vendor, termasuk pihak yang berkaitan dengan Google. Meski Google sendiri bukan vendor dalam arti tradisional, kehadiran perwakilan mereka sebagai saksi memberikan gambaran lebih jelas tentang hubungan kontraktual dan lisensi perangkat lunak dalam proyek tersebut.

Saksi lain yang diperiksa di persidangan termasuk beberapa pejabat dan mantan pejabat di lingkungan Kemendikbudristek serta pihak-pihak yang memiliki peran administrasi dalam proses pengadaan.

Pernyataan Nadiem: Kebenaran Tidak Bisa Dibendung

Sebelum persidangan dimulai, Nadiem Makarim yang saat ini masih dalam proses pemulihan kesehatan menyatakan kesiapan untuk mengikuti seluruh rangkaian persidangan. Ia menegaskan bahwa kebenaran akan terbuka seiring berjalannya proses hukum:

“Makin cepat kebenaran akan terbuka semakin baik… kebenaran itu kan jadi satu per satu, saksi pun akan membuka kebenaran tersebut.” Nadiem Makarim

Pernyataan ini ditekankan kembali oleh Nadiem, yang yakin bahwa fakta-fakta akan terungkap melalui pemeriksaan saksi, termasuk mereka yang dianggap berperan penting dalam pengadaan teknologi pendidikan. Ia menambahkan bahwa sejumlah kejanggalan di sidang sebelumnya akan terjawab di tahap pembuktian ini.

Google dalam Spotlight: Bukan Vendor, tapi Saksi

Meski kehadiran perwakilan Google menjadi sorotan media, fakta dari sidang menunjukkan Google tak ditetapkan sebagai vendor resmi dalam pengadaan Chromebook. Menurut penasihat hukum Nadiem dan pernyataan dari Google sendiri sebelumnya, perusahaan tersebut hanya menyediakan perangkat lunak dan dukungan teknis bukan sebagai pemasok langsung atau pihak yang terlibat dalam proses tender.

Langkah jaksa menghadirkan perwakilan Google justru dimaksudkan untuk menguatkan konteks teknis: bagaimana perangkat lunak Chrome OS dan dukungan Google for Education diintegrasikan ke dalam program digitalisasi pendidikan serta bagaimana hal itu tercatat dalam dokumen pengadaan. Ini menjadi elemen penting dalam menilai apakah prosedur dan keputusan administratif telah sesuai aturan.

Tanggapan Hukum & Reaksi Publik

Jaksa penuntut umum terus menegaskan bahwa dakwaan terhadap Nadiem dirancang berdasarkan bukti awal yang cukup kuat, meskipun tim kuasa hukum sudah mengajukan keberatan hukum (eksepsi). Majelis hakim pada sidang sebelumnya telah menolak beberapa poin eksepsi itu, sehingga persidangan berlanjut ke tahap pembuktian.

Sementara itu, dukungan serta kritik dari publik terus berkembang. Sejumlah kalangan menyoroti pentingnya proses hukum yang transparan, sementara yang lain mengkritisi keterlibatan tokoh teknologi besar dalam proses pemeriksaan saksi. Di tengah semua dinamika itu, Nadiem tetap menekankan bahwa setiap fakta hukum harus mengikuti mekanisme persidangan.

Apa Selanjutnya dalam Sidang Ini?

Persidangan akan memasuki fase pemeriksaan saksi-saksi berikutnya, di mana jaksa dan penasihat hukum akan menghadirkan bukti dan argumen mereka masing-masing di depan majelis hakim. Fokus utama adalah memastikan semua keterangan saksi terkait kronologi pengadaan dan prosedur administratif terungkap secara akurat dan sah menurut hukum.

Majelis hakim kemudian akan mempertimbangkan keseluruhan bukti termasuk keterangan saksi dari pihak Google untuk menilai apakah dakwaan terbukti beyond reasonable doubt (di luar keraguan yang masuk akal). Keputusan akhir akan sangat menentukan nasib hukum Nadiem Makarim dan pihak-pihak lain yang didakwa dalam perkara ini.